Kamis, 29 Juli 2010

INCEPTION

I don't even know where to begin... Am I dreaming or am I actually writing this note?

Best Movie of 2010 so far, tapi melihat daftar film2 summer lain yang masih mengantri, sepertinya gelar ini memang sudah selayaknya disematkan saja ke INCEPTION.

Dalam pengalaman pertamanya menangani film fiksi ilmiah, Christopher Nolan mengajak Leonardo DiCaprio memerankan tokoh ......tidak penting menceritakan tentang apa sebenarnya film ini. Bahkan jika ending-nya dibocorkan, kau akan tetap harus menontonnya untuk mengetahui bagaimana ceritanya bisa sampai ke sana. Lalu mungkin membahasnya dengan teman2, mungkin sambil makan-minum ringan yang dingin2 untuk mengistirahatkan otak, lalu menontonnya lagi. Lalu merencanakan untuk menontonnya lagi. Dan lagi.

Inilah ilm yang jelas-jelas akan membuatmu kecewa jika hanya datang untuk menyaksikan bagaimana anak muda yang 12 tahun lalu berdiri di teralis depan kapal TITANIC sambil berteriak "I am the King Of The Woooooorld....!!!" melakukan aksi laga spionase. Lupakan Jack Dawson, sang pelukis miskin yang menaklukkan Rose Dewitt Buckateer. Meet Dom Cobb, the most skilled extractor, yang bisa mencuri rahasia terdalam dari alam bawah sadarmu, yang menerima tantangan melakukan the impossible: menanamkan ide seolah datang dari pikiranmu sendiri. INCEPTION.

Christopher Nolan, sutradara yang paling diakui di Hollywood setelah kesuksesannya membesut The Dark Knight dua tahun lalu semakin mengukuhkan predikatnya dengan film ini. Film yang rumit, kompleks dan penuh kejutan, namun yang mengagumkan lagi adalah Nolan berhasil membimbing kita memahami setiap lapis demi lapis demi lapis demi lapis demi lapis film ini tanpa membuat penonton merasa digurui sama sekali. Semua misteri yang ditampilkan trailernya, dari lanskap kota paris yang bergulung, kereta api melesat di tengah lalu lintas, Dom dan Ariadne yang duduk tenang berbicara di kafe selagi sekeliling mereka hancur berkeping2, adegan pertarungan di ruang tanpa gravitasi, diberikan penjelasan yang masuk akal. Sampai-sampai, alasan penggunaan Boeing 747 pun ikut dibeberkan. Sungguh keterlaluan rasanya jika setelah keluar dari teater kau masih bingung dengan 147 menit yang baru saja lewat.

Dengan suguhan visual yang begitu mengagumkan, apalagi dengan iringan music score yang sedemikian membahana dari Hans Zimmer, Inception menjadi film yang sangat menyita konsentrasi. Bahkan segmen drama yang ditampilkan untuk menggali karakter Cobb tidak menjadi membosankan lantaran sejak awal Nolan telah menanamkan pertanyaan yang tepat di benak penonton dan menjawabnya dengan sangat rapi.

Di tengah kemarau ide yang melanda Hollywood dengan suguhan film-film remake, reboot, adaptasi komik, novel, serial TV, games dll, Nolan berhasil menyuguhkan kesegaran yang memang alot, sulit dicerna, namun begitu tertelan sungguh mengenyangkan dan memabukkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar